Tampilkan postingan dengan label 7. people. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 7. people. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Oktober 2010

Perusahaan Dipecat

Sebuah perusahaan Maroko terpaksa harus memecat seorang karyawannya yang berprofesi sebagai insinyur di perusahaan itu, karena sang karyawan menolak untuk mendapat pelatihan dari seorang ahli teknik Yahudi Israel.
Harian di Maroko pada Kamis malam lalu mengutip laporan dari asosiasi teknisi nasional menyatakan bahwa insinyur teknik yang telah bekerja di perusahaan selama sepuluh tahun itu, dipecat dari pekerjaannya karena menolak untuk tunduk terhadap perintah perusahaan yang memanggil trainer seorang Yahudi Israel.
Kasus ini bermula ketika perusahaan mengumumkan niat mereka untuk mengadakan pelatihan terhadap para karyawan tekniknya dan lima insinyur telah ditetapkan untuk mendapat pelatihan, namun setelah mereka mendengar bahwa para insinyur itu telah mengumpulkan tanda tangan petisi berisi protes terhadap manajemen yang akan menghadirkan trainer seorang Yahudi Israel - pihak manajemen perusahaan kemudian memecat salah satu dari karyawan tersebut.
Ditempat terpisah, seorang wartawan Israel ditangkap oleh aparat keamanan Mesir karena telah membawa masuk obat-obat terlarang (narkoba) ke Mesir.
Wartawan Israel yang bekerja sebagai seorang jurnalis pada sebuah surat kabar terkenal di Tel Aviv yang bernama Sharon Dobian (31 tahun), tertangkap tangan membawa narkoba sewaktu dirinya sedang diperiksa di pos perlintasan Taba Mesir.
Atas tindakannya tersebut Sharon akan menerima hukuman tiga tahun penjara


http://www.eramuslim.com/berita/dunia/tolak-dilatih-oleh-trainer-israel-karyawan-perusahaan-dipecat.htm

Tips menjadi karyawan yang rajin


Terkadang kita menemui pegawai yang telah bekerja bertahun-tahun pada suatu perusahaan . Dan, terkadang kita juga menemui kariernya mandek dan tidak ada menghasilkan apa-apa. Tidak ada promosi jabatan ataupun kenaikan gaji . Sedangkan rekan-rekan anda sudah berkembang dalam hal karir. Nah, mungkin ada beberapa hal yang harus kita perlu perbaiki, yaitu :
1.       Punya Tujuan/ Goal
Apabila kita bekerja hanya untuk mencari uang atau jabatan? Itu tidak akan menghasil apa2. Tapi, kalau kita mengetahui tujuan dengan benar mengapa kita harus bekerja dan apa yang akan kita raih dalam 5 tahun ke depan. Maka, kita harus benar-benar bekerja dengan keras dan miliki tujuan yang benar.
2.       Karakter
Milikilah karakter yang baik. Karena,apabila anda telah memiliki karakter yang baik dan itu akan mempengaruhi semua kelebihan yang anda miliki. Karena, anda adalah orang yang luar biasa.
3.       Fokus
Kita harus mengetahui apa yang menjadi prioritas utama dalam kehidupan kita . Dimana kita bisa memanage waktu kita dengan baik tanpa harus menyisihkan waktu untuk lembur. Karena,kita sudah dapat memperhitungkan kapan tugas-tugas kita bisa terselesaikan.So,fokus dengan pekerjaan yang kita lakukan hari ini..!
4.       Inovatif
Milikilah suatu terobosan baru dalam lingkungan anda bekerja. Dalam hal ini anda dapat menggunakan imajinasi dan daya kreativitas anda dalam bekerja dan dalam menyelesaikan masalah pekerjaan.
Beberapa hal ini harus lah anda miliki apabila anda menginginkan perubahan dalam kehidupan karir anda. Ketika kita mau bekerja dengan rajin maka kita pun akan siap menghadapi tantangan yang ada didepan kita. You can do it..!!


http://visijobs.com/beta/karirtips/detail/2010/06/17/Menjadi-Karyawan-yang-Rajin

Manajemen kedisiplinan karyawan

Kasus berikut ini tidak jarang ditemukan dalam perusahaan. Katakanlah ada seorang manajer dari sebuah perusahaan suatu ketika sempat memperhatikan seorang karyawan yang ditempatkan pada posisi menentukan. Pengamatan pihak manajemen selama ini menunjukkan bahwa karyawan tersebut tidak mau bekerja sama pada waktu usaha ekstra diperlukan, segan menjadi sukarelawan untuk melakukan pekerjaan lembur, datang terlambat, memperpanjang waktu istirahat, terus menerus mengeluh dan tidak mau mematuhi instruksi.
Gejala yang sedang dialami karyawan tersebut tentunya membuat manajemen kecewa. Yang pertama dipertanyakan adalah apa yang akan dilakukan terhadap karyawan yang berperilaku seperti itu. Kalau dilakukan tindakan tegas, misalnya merumahkan, namun manajer akan kesulitan menemukan gantinya. Mengapa demikian? Karena karyawan bersangkutan memiliki keterampilan yang tidak banyak orang lain miliki. Ketrampilannya sangat unik dan keunggulannya sangat potensial di atas stanadar perusahaan. Jadi apakah manajer akan membiarkannya dengan resiko suasana kerja kurang nyaman atau sebaiknya manajer mencari penggantinya. Yakni dengan melatih karyawan lain dan atau mencari karyawan baru dengan persyaratan insentif tertentu. Di sisi lain perlu diupayakan bagaimana caranya agar perilaku karyawan yang “bandel tapi trampil” itu tidak ditiru oleh karyawan lainnya.
Kasus berikutnya juga sering membuat pihak manajemen bingung dalam mengambil tindakan kepada karyawan tertentu yang menyangkut kedisiplinan kerja. Dari hasil pengamatannya diperoleh kesimpulan ada hubungan positif antara motivasi kerja karyawan dengan tingkat kedisiplinannya untuk masuk kerja. Makin tinggi motivasi makin tinggi pula derajad kedisiplinan karyawan. Begitu pula didapatkan ada hubungan positif antara kedisiplinan kerja dengan derajad kerja keras karyawan.
Hasil pengamatan ini seharusnya menggembirakan manajer namun kenyataannya tidak demikian. Ternyata dari temuan aspek lainnya tidak terdapat hubungan positif antara kerja keras dengan mutu kerja. Padahal manajemen kompensasi sudah sangat memuaskan karyawan. Sementara suasana kehidupan kerja di perusahaan ini juga tergolong kondusif. Dengan demikian tampak kerja keras disertai etika kedisiplinan dari karyawan tidak menjamin akan menentukan mutu kerja yang dihasilkannya. Berarti pula masih ada faktor lain yang berhubungan dengan mutu kerja. Nah setelah dilakukan pengamatan mendalam oleh manajer itu ternyata karyawan bersangkutan hanya sebatas kerja keras dan disiplin tinggi tetapi tidak bekerja secara cerdas. Kinerjanya biasa-biasa saja bahkan cenderung di bawah standar perusahaan.
Kasus yang menimpa beberapa karyawan yang menyangkut kedisiplinan di satu sisi dan sisi lain tentang kinerja mendorong pihak manajemen untuk menerapkan manajemen kedisiplinan karyawan yang efektif. Derajad kasus pertama relatif lebih rumit ketimbang kasus kedua. Kasus pertama lebih pada aspek kepribadian sedang pada kasus kedua lebih pada kemampuan atau ketrampilan. Mengatasi masalah kepribadiaan membutuhkan pendakatan dan waktu yang lebih intensif. Pasalnya mengidentifikasi masalah kepribadian seseorang sifatnya lebih kompleks ketimbang hanya masalah lemahnya ketrampilan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakdisiplinan, misalnya, dapat berupa faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik dari yang bersangkutan. Sementara tingkat ketrampilan lebih ditentukan oleh faktor intrinsik bersangkutan. Kalau karyawan pada kasus kedua dapat diatasi dengan pelatihan dan pengembangan. Sedang karyawan pada kasus pertama selain pelatihan tentang kepribadian juga perlu bimbingan-bimbingan kepribadian secara intensif. Intinya adalah bagaimana talenta yang dimiliki karyawan bersangkutan dapat diubah dari kemampuan bekerja sendiri menjadi talenta yang berkemampuan bekerja dalam suatu tim yang kompak dengan tingkat kedisiplinan tinggi.
Karena itu dalam menerapkan manajemen kedisiplinan karyawan yang efektif maka perusahaan harus memiliki suatu perencanaan pengembangan kedisipilinan yang terarah. Yakni mulai dari langkah mengidentifikasi tipologi ketidakdisiplinan kerja dan masalahnya, menganalisis faktor-faktor penyebab timbulnya ketidakdisiplinan, pembuktian di lapangan, perencanaan operasional pengembangan kedisiplinan kerja, implementasi rencana pendisiplinan kerja termasuk proses pengendaliannya, dan pengembangan umpan balik program pendisiplinan, serta evaluasi sejauh mana keberhasilan pelaksanaan program pendisiplinan kerja karyawan.

http://ronawajah.wordpress.com/2009/03/05/manajemen-kedisiplinan-karyawan/

koki

Koki atau juru masak adalah orang yang menyiapkan makanan untuk disantap. Istilah ini kadang merujuk pada chef, walaupun kedua istilah ini secara profesional tidak dapat disamakan. Istilah koki pada suatu dapur rumah makan atau restoran biasanya merujuk pada orang dengan sedikit atau tanpa pengaruh kreatif terhadap menu dan memiliki sedikit atau tanpa pengaruh apapun terhadap dapur. Mereka biasanya adalah semua anggota dapur yang berada di bawah chef (kepala koki).
Jenis restoran lain mungkin memiliki menu yang relatif konstan dan hanya memiliki orang-orang yang dapat menyiapkan makanan secara cepat dan konsisten, serta tidak terlalu membutuhkan kepala koki. Restoran jenis ini dapat dijalankan sepenuhnya oleh koki, contohnya pada restoran cepat saji.


http://id.wikipedia.org/wiki/Koki

Tolak Dilatih Oleh Trainer Israel, Karyawan Perusahaan Dipecat

Sebuah perusahaan Maroko terpaksa harus memecat seorang karyawannya yang berprofesi sebagai insinyur di perusahaan itu, karena sang karyawan menolak untuk mendapat pelatihan dari seorang ahli teknik Yahudi Israel.
Harian di Maroko pada Kamis malam lalu mengutip laporan dari asosiasi teknisi nasional menyatakan bahwa insinyur teknik yang telah bekerja di perusahaan selama sepuluh tahun itu, dipecat dari pekerjaannya karena menolak untuk tunduk terhadap perintah perusahaan yang memanggil trainer seorang Yahudi Israel.
Kasus ini bermula ketika perusahaan mengumumkan niat mereka untuk mengadakan pelatihan terhadap para karyawan tekniknya dan lima insinyur telah ditetapkan untuk mendapat pelatihan, namun setelah mereka mendengar bahwa para insinyur itu telah mengumpulkan tanda tangan petisi berisi protes terhadap manajemen yang akan menghadirkan trainer seorang Yahudi Israel - pihak manajemen perusahaan kemudian memecat salah satu dari karyawan tersebut.
Ditempat terpisah, seorang wartawan Israel ditangkap oleh aparat keamanan Mesir karena telah membawa masuk obat-obat terlarang (narkoba) ke Mesir.
Wartawan Israel yang bekerja sebagai seorang jurnalis pada sebuah surat kabar terkenal di Tel Aviv yang bernama Sharon Dobian (31 tahun), tertangkap tangan membawa narkoba sewaktu dirinya sedang diperiksa di pos perlintasan Taba Mesir.
Atas tindakannya tersebut Sharon akan menerima hukuman tiga tahun penjara


http://www.eramuslim.com/berita/dunia/tolak-dilatih-oleh-trainer-israel-karyawan-perusahaan-